[Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket]






dejablue
GOD has made everything beautiful in its time..!!
Myspace Layouts, Myspace Graphics, & More!
Click here to make Falling Objects Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Glitter Text @ Glitterfy.com
   

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket


MusicPlaylist

<< July 2008 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31

myspace comments
More eComments banner angingmammiri
Widget_logo

If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed



Wednesday, July 16, 2008
Trilogy "Saatnya" di pesisir Mariso

Wattunna Matayya Carita. Carita tentang Mariso wattu riolo sanggenna kamma kammanne. Carita passala’ passulo, paboya tude, loro, pannambungang alloang, goccang-goccang, anak sikola, jamang allo.. Wattunna katte-katte bicara, saatnya kami bicara. Wattunna katte carita.. Demikianlah yang hendak disampaikan oleh anak-anak dan remaja yang tinggal di sekitar pesisir Mariso. Tibalah saatnya mereka yang menyuarakan apa yang selama ini mereka amati dan menjadi bagian dari kesehariannya lewat acaranya yang mereka sebut sebagai Trilogy “Saatnya”

 ------***------

Anak dan remaja seringkali dianggap tidak cukup penting untuk mengeluarkan pendapatnya atas pembangunan yang terjadi di lingkungannya. Mereka seakan dibungkam untuk menyuarakan pengamatannya tentang apa yang terjadi di sekitarnya. Sementara perubahan yang mengatasnamakan pembangunan terus terjadi bahkan kian lama secara perlahan menggusur lingkungan serta mengambil alih tempat bermain dan belajar mereka. Mereka dianggap belum dewasa untuk berperan serta dalam proses perubahan dan pembangunan yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Tugas mereka cukup hanya belajar dan atau bekerja membantu orang tua. Segala tetek bengek pembangunan dan masalah sosial adalah urusan orang dewasa dan pemerintah.

Selama ini yang terjadi adalah pembangunan fisik yang terus menerus dilakukan oleh pemerintah yang kerapkali tidak dibarengi oleh upaya-upaya memperhatikan dan memperbaiki efek dari perubahan yang terjadi karena pembangunan tersebut. Padahal, dalam UU no 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak mengatakan bahwa anak (dan remaja) adalah tunas, potensi, dan generasi muda penerus cita-cita perjuangan bangsa, memiliki peran strategis dan mempunyai ciri dan sifat khusus yang menjamin kelangsungan eksistensi bangsa dan negara pada masa depan. Bahwa agar setiap anak kelak mampu memikul tanggung jawab tersebut, maka ia perlu mendapat kesempatan yang seluas-luasnya untuk tumbuh dan berkembang secara optimal, baik fisik, mental maupun sosial, dan berakhlak mulia, perlu dilakukan upaya perlindungan serta untuk mewujudkan kesejahteraan anak dengan memberikan jaminan terhadap pemenuhan hak-haknya serta adanya perlakuan tanpa diskriminasi. Sementara akibat dari pembangunan itu justru paling rentan memberikan efek kepada mereka yang masih belia ini. Mereka menjadi kekurangan public space sebagai tempat bermain, minimnya sarana dan prasarana yang mendukung potensi pengembangan diri mereka akibat prioritisasi pembangunan yang tidak memihak  pada peningkatan kapasitas mereka sebagai individu. Inilah yang coba digambarkan oleh anak-anak dan remaja di kawasan pesisir Mariso yang menjadi binaan dari SOKOLA, sebuah lembaga pendidikan alternatif yang banyak memfokuskan diri pada pendampingan pendidikan dan ketrampilan hidup untuk anak dan remaja.

Berbagai peristiwa, aktifitas pembangunan dan perubahan yang terjadi di kawasan pesisir Mariso yang terjadi dalam beberapa waktu belakangan ini direkam oleh anak-anak dan remaja (usia 6 – 18 tahun) tersebut melalui berbagai media yang dianggap mampu menyuarakan pikiran, perasaan dan pendapat mereka selama ini. Sejak kurang lebih setahun terakhir ini, anak-anak dan remaja yang berada dibawah binaan para volunteer SOKOLA ini dibekali dengan berbagai kegiatan dan ketrampilan dengan menggunakan media dimana mereka bisa belajar untuk melihat potensi diri sebagai individu yang mempunyai kekuatan untuk memaknai diri dan berperan serta dalam proses pembangunan yang terjadi disekeliling mereka dan di kehidupan sehari-hari.



(pementasan teater anak-anak)

Melalui media newsletter “Kareba” yang terbit setiap dua kali sebulan, mereka dilatih jurnalistik dasar dan penulisan sehingga berbagai kejadian dan hal-hal yang menarik yang terjadi disekitar kawasan Mariso dapat mereka tuangkan dalam berbagai tulisan seperti halnya seorang citizen reporter dimedia-media besar lainnya. Tawuran, permainan goccang-goccang, payabo bahkan hingga angin puting beliung yang merusak atap sekolah mereka pun dituangkan sebagai bentuk kesadaran kritis mereka yang kian berkembang.  Mereka juga mencoba menyuarakan persepsinya atas gambaran sosial lingkungan melalui media lainnya. Lewat foto-foto, lukisan dan video komunitas yang mereka buat bersama, terekam berbagai realitas  kehidupan warga Mariso yang sarat akan kesederhanaan namun tetap menggambarkan keceriaan serta keunikan keseharian masyarakatnya.


(Pameran lukisan)

Sebagai bentuk apresiasi terhadap karya anak-anak dan remaja ini dan dalam rangka memperingati Hari Anak, pada tanggal 12 Juli lalu, bertempat di kawasan Mariso pihak SOKOLA yang didukung oleh SoFEI dan Save The Children UK mengadakan Pementasan Teater serta Pameran Foto dan Lukisan dengan tema “Saatnya Mata Bercerita, Saatnya Kami Bicara, Saatnya Kami Bercerita”. Dalam pementasan yang berjudul “Saatnya Kami Bercerita” tersebut menceritakan tentang potret suka-duka kehidupan masyarakat pesisir yang diperankan oleh 20 anak-anak dan remaja. Melihat keceriaan dan kepolosan mereka dalam melakonkan suka-duka kehidupan masyarakat pesisir Mariso yang digambarkan dengan sangat lucu dan lepas, menunjukkan betapa segala permasalahan yang mereka alami sebagai akibat dari perubahan yang terjadi dikeluarga dan sekitarnya oleh pembangunan ternyata mampu dihadapi dengan senyum dan tawa polos kanak-kanak yang ceria. Dan walaupun diusia yang masih belia, mereka bisa memperlihatkan kesadaran kritisnya atas apa yang berlangsung di lingkungannya. Ini terlihat pada lukisan dan foto-foto yang dipamerkan yang sarat dengan objek yang tidak jauh dari keseharian mereka. Sapuan kuas dan jepretan foto mereka yang meskipun masih dalam kategori pemula ternyata mampu membawa kita dalam imajinasi mereka mengenai lingkungan sekitarnya. Bagaimana mereka mesti membiasakan diri hidup dengan genangan sampah, anak-anak yang mesti bekerja membantu orangtua sebagai tukang becak, nelayan yang pergi mencari tude, pinggiran kanal yang berubah fungsi menjadi WC umum dan banyak lagi yang terekam secara ekspresif dalam karya-karya mereka. Bersamaan dengan pementasan teater dan pameran tersebut, juga diluncurkan buku yang berisi kumpulan karya anak-anak pesisir Mariso-Makassar terhadap peristiwa dan perubahan yang terjadi di sekitarnya. Penjualan buku yang berjudul “Saatnya Kami Bicara” ini akan disumbangkan bagi pengembangan Balla Pappilajarang SOKOLA Makassar agar dapat terus memberikan yang terbaik bagi pendidikan dan pelatihan anak-anak di pesisir Mariso. Seperti yang dikatakan oleh Lasti Kurnia, seorang fotojurnalis Harian Kompas, bahwa lewat buku yang memuat artikel, puisi, fiksi dengan ilustrasi karya lukis anak-anak Mariso ini menjadi gambaran yang sangat berharga untuk mengenal masyarakat pesisir Mariso bagi orang-orang yang berada diluar  komunitas tersebut. Aan Mansyur, seorang sastrawan muda Makassar, dalam komentarnya pula mengatakan bahwa anak-anak yang menulis buku ini memberi contoh bagaimana caranya melunasi hutang kita kepada dunia dalam membuat catatan tentang diri kita. Tepuk tangan yang tak putus-putusnya, teriakan kegembiraan masyarakat dan airmata yang bergenang oleh tatapan haru para penonton malam itu membuat kita tersadarkan bahwa kita memang mesti malu pada mereka, kita mesti belajar banyak pada anak-anak ini.


(Buku dan Film Dokumenter Anak Pesisir Mariso)


Posted at 08:55 pm by dejablue
Foot Prints  

Saturday, July 12, 2008
Sayembara Menebak Terjemahan !!

Baru-baru ini di sebuah kegiatan Pelatihan dimana saya bekerja secara freelance saat hendak berkemas pulang, beberapa orang nampak sedang memasang sesuatu pada dinding gedung. Saya lalu menghampiri bersama kawan-kawan. Rupanya mereka sedang memasang sebuah spanduk untuk acara Malam Ramah Tamah karena pelatihan mereka telah selesai. Saya lalu membaca tulisan di spanduk itu yang nampak begitu jelas dan besar. Setelah membaca tulisan dispanduk itu, kening saya berkerut dan saya mencoba untuk memahami apa yang dimaksud dalam kalimat dispanduk itu. Kawan-kawan yang lain pun sama bingungnya dengan saya dan setelah meminta izin untuk mengambil foto spanduk tersebut, kami lalu bersama-sama pulang sembari membahas apa maksud kalimat tersebut bila diterjemahkan dalam bahasa Indonesia.
Bahkan, sampai ditempat saya tinggal pun, kami yang kemudian membahasnya dengan kawan lain, juga tak bisa secara elok menemukan terjemahan yang pas untuk kalimat dispanduk itu.

We Are The A
Together Everybody Achieves More
To Make
It's PNS, It's Attitude Forever




(tulisan yang dispanduk)






Penasaran dengan terjemahan kalimat itu, saya mengajak kalian-kalian untuk ikutan sayembara menebak terjemahan kalimat spanduk. Bagi satu orang yang bisa secara elok, atau secara lucu tapi pas menerjemahkan kalimat bahasa Inggris dalam spanduk itu kedalam bahasa Indonesia akan mendapatkan 1 buah buku "Indonesia di Panyingkul!" secara gratis. Hadiah akan dikirimkan ke alamat pemenang.
Siapa saja boleh ikutan. Jurinya tentu saja saya sendiri. Pemenang ditentukan oleh keelokan atau kelucuan terjemahan yang pas dalam menerjemahkannya.




(hadiahnya !!)

Jika berminat, bisa menjawab di comment artikel ini dengan menuliskan:
- Nama
- Alamat blog
- Alamat tempat buku akan dikirim (bila menjadi pemenang)
- Terjemahan kalimatnya dalam bahasa Indonesia

Sayembara ini murni iseng aja..tapi hadiahnya gak iseng lho..benaran !!
Ayooo ikutaannn !!!
Deadline : 31 Juli 2008

" Mari kita mengkampanyekan pemakaian bahasa Indonesia...!! "

 

Posted at 09:40 am by dejablue
Comments (12)  

Thursday, May 22, 2008
Permainan Kreatifitas Untuk Anak

Saya dapat info ini dari sebuah milis Sekolah Rumah. Bagus banget buat para orangtua atau guru atau pencinta anak yang ingin mengajarkan kreatifitas bagi kanak-kanak dalam bentuk permainan gunting-lipat-tempel. Apalagi bagi orangtua yang menyekolahkan anaknya di rumah (Homeschooling), ini sangat bagus diajarkan.

Berikut isi info dari milis tersebut:

Alamat webnya :









Berisikan kumpulan permainan lipat-gunting- tempel.
Mulai dari tingkat kesulitan rendah sampai yang paling rumit.
Ada bermacam-macam kategori:

- Animals : membuat hewan-hewan lucu dari kertas.

- Craftown : membuat gedung-gedung, rumah, mobil, jalan, jembatan, fasilitas-fasilitas umum, semuanya dari kertas (karton), dan bisa dikreasikan (dikumpulkan) membentuk sebuah kota.

- Lucky Items : dapat digunakan sebagai dekorasi ruangan, seperti patung unicorn, naga, dll. Semuanya juga dari kertas/karton.

- Buildings of the world : selain mengenal bangunan-bangunan bersejarah di dunia, anak juga mampu mengenal sejarah di balik bangunan tersebut. Ada Menara London, Kastil Osaka, Taj Mahal, Menara Pisa, Patung Liberty, Patung Moai, Sydney Opera House, dll. Semuanya bisa dirakit dari kertas.

- Science : membuat model yang berkaitan dengan sains dan alam semesta, seperti dinosaurus (dan jenis2nya), serangga, teleskop Subaru, Sundial (Jam Matahari), Globe (bola bumi). Tentu saja semuanya dari bahan baku kertas.

- Toys : di sini kita bisa membuat model-model unik seperti Dump Truck, Excavator, Bulldozer, Airplane, bahkan mobil mewah Jaguar pun bisa dibuat dari kertas lengkap dengan detil-detilnya. Ada pula permainan kreatif dari kertas, misalnya Animal Cube Puzzle, Boomerang, Balance Game, Reversi, dll. Permainan-permainan ini tidak bisa langsung dimainkan, tapi dibuat/dirakit terlebih dahulu, dan sekali lagi, bahan bakunya adalah kertas.

- Origami : berbagai macam bentuk origami yang lucu bisa ditemui di sini, mulai dari pesawat terbang, boat, kelinci, katak, gajah, siput, kura-kura, dll.

- Seasons & Holidays : di sini diberikan bermacam-macam pola untuk membuah photo boxes, gift boxes, maupun perlengkapan- perlengkapan pesta (banners, crown, topi, hiasan dinding, topeng, dll)

Semua file-file tersebut disajikan dalam bentuk pdf. Panduan melipat, menggunting, dan menempel disajikan dengan sangat lengkap dan jelas. Beberapa karya tertentu yang termasuk rumit, panduannya diberikan dalam file terpisah (pdf juga).

Dan yang paling penting adalah, semuanya ini adalah
FREE DOWNLOADABLE! !!!!

Semoga bermanfaat..

Ayo mari kita tingkatkan terus kreatifitas anak..:)


Posted at 11:36 am by dejablue
Comments (2)  

Thursday, May 01, 2008
Education as a weapon !!

Selamat Hari Pendidikan






Posted at 07:55 pm by dejablue
Comment (1)  

Wednesday, April 30, 2008
My morning moment

Wednesday. April 30th 2008. It's 4 am and I couldn't sleep. I let my eyes open wide and keep my mind conscious. I turn on my computer; find relaxing music to fill the silence of my surrounding. I try to rest and lay down on bed. With my unclosed eyes, I look around my room, concentrate to listen every voice that emerges from the quietness. I can hear my instrumental music, rooster's singing, mosque azan and even mosquito noise. All in one harmony. I never feel so peaceful like at this time. I enjoy the calmness of dawn as much as I admire the beauty of dusk. I like the rooster's singing, I like the mosque azan, I like the mosquito noise, I like the sound of my own heartbeat. And what I like most of my cheering moment is good morning text from you. It's really complete my day. I am ready to starting my next chapter of life now. Thank you.




(dawn taken by Imran Sentosa, location at Ekatiro, Bulukumba)

Posted at 08:52 pm by dejablue
Foot Prints  

Tuesday, April 29, 2008
Refleksi

awan abu-abu dan dedaun berdebu
biru dan hijau dihalau kemarau
sama sama bercerita tentang waktu
ada yang pergi dan ada yang kembali,
lalu bertanya mengapa mesti sendiri?





Host unlimited photos at slide.com for FREE!

(Foto : Ni Nyoman Anna M, Lokasi : kampung nelayan pesisir Mariso)

Posted at 02:50 pm by dejablue
Comment (1)  

Saturday, April 26, 2008
Another new baby born

TIMOTHY WISHNU ALEXANDER LODEWIJK

First son of my sis Dian and hubby Marco
born in April 25th 2008 at 01.15 in Zaandam, Netherland



Posted at 12:37 pm by dejablue
Foot Prints  

Tuesday, April 22, 2008
New baby born in family

Briggita Florinsy Putri Gradalia

born in Jakarta, March 26th 2008
second daughter of my brother Harry and Yani, sister of Chanita



Posted at 07:24 pm by dejablue
Foot Prints  

Sunday, December 09, 2007
Christmas is coming...!!

Christmas is coming...
I've been a good girl for this year,
hope Saint Claus will stop by and bring me
the best present ever,
the one that I always dreaming of
emmm...can I ask that it will be for the rest of my life??


( ssstt..ada to pak guru yang janji ka mo spend christmas with me, asiikkk!!! )



:

Posted at 01:16 pm by dejablue
Comment (1)  

Thursday, November 15, 2007
It's a beautiful day !!

A hectic day at my new office, so many tasks from my boss and homeworks need to be acomplish as soon as possible.. Haven't get my lunch yet, the air condition not function well and my head in pain.. My bestfriend sent me YM an hour ago and said it's a good weather out there.. I wish I could feel it..

But I am so happy and pleased... because of you. Thank you so much !!
Still countdown 'till next two weeks and meet you again !!

Have a nice day everybody...

Posted at 10:05 am by dejablue
Comments (3)  

Next Page